Daerah

Pengedar Sabu di Singhil Kuansing Digrebek Polisi di Rumah Kontrakan 

Tim Mata Elang Satresnarkoba Polres Kuansing amankan satu tersangka diduga berperan sebagai pengedar sabu. (F:RBI/ANews)

TELUK KUANTAN (ANews) - Seorang pria berinisial TH (23) digrebek polisi saat berada dirumah kontrakan di Desa Air Buluh, Kecamatan Singingi Hilir, Senin (19/9/2025) malam. 

Dalam pengrebekan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 13,42 gram. 

Kapolres Kuansing AKBP R Ricky Pratidininggrat melalui Kasat Narkoba Iptu Hasan Basri mengungkapkan, penangkapan satu tersangka ini berawal dari informasi masyarakat yang curiga akan aktivitas disalah satu rumah kontrakan di daerah tersebut. 

"Setelah kita lakukan penyelidikan dan pemantauan, sekitar pukul 19.45 WIB kita lakukan penggrebekan dirumah tersebut. Kita mengamankan satu orang berinisial TH," ungkap Kasat Iptu Hasan Basri melalui keterangannya, Selasa (16/9/2025). 

Dari hasil penggeledahan, disampaikan Kasat, petugas menemukan satu dompet coklat berisi enam bungkus makanan ringan yang di dalamnya terdapat plastik klip bening diduga berisi narkotika jenis sabu. 

"Tim juga mengamankan satu paket diduga sabu yang dibalut dengan uang pecahan Rp1.000. Total barang bukti yang diamankan diduga sabu dengan berat kotor 13,42 gram," terang Kasat. 

Dari keterangan tersangka, tambah Kasat, barang haram tersebut didapat dari seorang pria berinisial HR yang kini menjadi DPO kepolisian. 

"Tersangka mengaku membeli barang haram ini seberat seperempat ons dengan harga Rp18.500.000, dan baru dibayar Rp13.000.000. Barang haram itu rencananya akan diedarkan kembali," ungkapnya. 

Dalam penggrebekan tersebut polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa dua unit handphone, puluhan pipet kaca, timbangan digital, alat hisap sabu (bong), plastik klip kosong berbagai ukuran, uang tunai, serta perlengkapan lain yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika. 

"Hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengkonsumsi amphetamine," katanya. (RBI)



Tulis Komentar